RAKORDA PENGADILAN TINGGI AGAMA MATARAM BERSAMA PA SE WILAYAH : "TINGKATKAN PROFESIONALISME DAN INTEGRITAS MENUJU PERADILAN AGAMA BERMARTABAT."
Mataram_29/4/2026_Pengadilan Agama Sumbawa Besar turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PTA Mataram Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hotel Jayakarta Lombok, Senggigi (27–29 April 2026). Mengusung tema “Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas Menuju Peradilan Agama Bermartabat”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam penguatan koordinasi, evaluasi kinerja, dan peningkatan kualitas pelayanan peradilan.
Ketua, Wakil Ketua, serta Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Sumbawa Besar turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama para pimpinan Pengadilan Agama se-wilayah PTA Mataram. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, sinergi, serta peningkatan kinerja kelembagaan di lingkungan peradilan agama.

Dalam sambutannya, Ketua PTA Mataram Drs. H. Moh Yasya, S.H.,M.H. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan dengan baik dan lancar. Ia menegaskan bahwa Rakorda ini merupakan momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme dan integritas aparatur peradilan, lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya optimalisasi profesionalisme dan integritas di lingkungan kerja melalui pembinaan yang dilakukan secara melekat dan berkelanjutan oleh para pimpinan kepada seluruh jajaran. Hal ini diharapkan mampu menciptakan budaya kerja yang disiplin, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.
Dalam arahannya, Ketua PTA Mataram juga mengingatkan agar seluruh aparatur peradilan agama menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dikenal dengan istilah “3K”, yaitu Kasir, Kasur, dan Kursi. Pencegahan terhadap praktik-praktik tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga marwah dan kehormatan lembaga peradilan.
Di kesempatan lain Wakil Ketua PTA Mataram, Drs. Moh. Khazin, M.H.E.S., juga mengingatkan bahwa "Putusan adalah Mahkota Hakim", sehingga integritas dan ketelitian adalah harga mati dalam menjaga marwah peradilan.
Selain koordinasi teknis, momen ini menjadi ajang apresiasi melalui PTA Mataram Award bagi satuan kerja berprestasi. Dalam pembinaannya, Ketua PTA Mataram menekankan poin-poin krusial terkait pengawasan berdasarkan Maklumat KMA Nomor 1 Tahun 2017 serta program prioritas Badilag tahun 2026. Beliau menekankan agar setiap pimpinan membangun sinergi yang solid tanpa adanya arogansi kekuasaan di dalam organisasi. Selain itu, penanaman core value ASN BerAKHLAK menjadi pesan utama yang diharapkan bisa mendarah daging dalam setiap pelayanan yang diberikan oleh seluruh aparatur peradilan, dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pengadilan Agama Sumbawa Besar berhasil meraih Juara Umum pada ajang PTA Mataram Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan capaian kinerja satuan kerja.

Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh aparatur Pengadilan Agama Sumbawa Besar dalam mewujudkan peradilan yang profesional, berintegritas, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat.

Dalam rangkaian PTA Mataram Award, Pengadilan Agama Sumbawa Besar meraih sejumlah penghargaan atas kinerjanya. Capaian tersebut mencakup Peringkat I untuk Realisasi Anggaran DIPA 04, Penyelesaian Mediasi, dan Gugatan Mandiri (Kategori Kelas IB). Selain itu, PA Sumbawa Besar juga meraih Peringkat II untuk Pengelolaan Website, Laporan Keuangan DIPA 04, dan Kinerja E-Court
Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga marwah lembaga peradilan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pencari keadilan.
(Humas/P.A.Sub)
